Cerita Hari itu…

aQ emang suka sekali menangis, tapi ‘g pernah terpikirkan atau bahkan aQ idam2kan untuk bisa menangis didalam mimpi !!! sama sekali tidak pernah (Titik). Tapi malam itu, ‘ntah apa yang buat aQ seperti tidur2 ayam(Red:Sbentar2 tidur, Sbentar2 bangun), dan waktu aQ terbangun lagi, aQ ngerasa klo sebelumnya aQ menangis2 ditempat yang aQ ‘g tau itu tempat aQ, dan seperti biasa ditempat itu ada orang2 yang dekat amaQ, yang seperti biasa ngeledekin aQ sampai akhirnya aQ nangis2, bahkan sampai aQ terbangun pun aQ menangis dan air mata bener2 keluar dari kedua mataQ =(, aQ mencoba tidur lagi, dan sempat berserah pda Tuhan Yesus, biar mimpi itu ‘g datang lagi, tp…aQ terbangun lagi dengan kondisi aQ masih menangis dan sepertinya klo teman2 disamping kamarQ udh bangun pagi itu, pasti ketakutan ada suara nangis2 dipagi2 gitu.

Langsung aQ ambil telfonQ dan aQ masih dalam posisi menangis, trus calling… ‘E’, tersambung…dan dari seberang ‘E’ menjawab “baru aja ‘E’ mau nelfon ‘*’“, katanya begitu nerima telfon aQ, tapi aQ masih tetap aja menangis, setelah aQ belum tenang juga setelah mendengar suara ‘E’, aQ tutup telfon dan pilih contact name baru dari phonebook aQ, aQ telfon Mama’, Hp-nya ‘g aktif, aQ telfon ad’Q Coy dan kondisinya sama Hp-nya juga ‘g aktif, aQ telfon ad’Q satunya lagi Cen, dan masuk…..
Iy kk…bentar lagi aQ kesana“, jawabnya tanpa ada kalimat pembukanya,
heh?kesana mana Cen?“, tanyaQ bingung dan tangisQ terhenti seketika,
Kerumah sakit…“, jawab Cen kembali,
hah?Emang siapa dirumah sakit?“, tanyaQ mulai kaget(Red:Secara pagi2 gini udh mau jenguk orang, bingung bgt….),
Bapak kk…“, “‘kan Bapak td malam dibawa kerumah sakit buat diopname..“, lanjut Cen,
brrrr…..semua bulu kudukQ berdiri, aQ kaget bgt mendengar jawaban Cen. Tadi malam? ko’ sampai pagi ini ‘g ada kabar yang Q terima, sampai aQ menghubungi mereka??????
Sakit apa Bapak?“,”Kenapa aQ ‘g dikabari tadi malam?“, tanyaQ sesuai yang ada dibenakQ saat itu,
Ga ‘tau kk, kata Mama’ ‘g usah..biasalah Mama’, aQ pikir td kk ‘dah tau, makanya langsung aQ blg gt“, jawabnya dengan sedikit penyesalan, karna keceplosan.
iy udh, ‘ntar klo ‘dah nyampe rumah sakit, telfon kk y“, kataQ dengan hati takut, kuatir dan cemas,
iy kk, tetap berdoa buat bapak ‘y kk“, ucap Cen sebelum menutup telfon,
iy ..iy…” ucapQ lagi.

Setelah telfon aQ tutup, aQ langsung ambil sikap berdoa, aQ curahkan semuanya pada BapaQ yang mengetahui segalanya, aQ bilang semuanya, tentang mimpiQ, tentang Bapak dan tentang keluargaQ, aQ tahu hanya pada Tuhan aQ bisa cerita segalanya, dan hanya Tuhan yang mampu melakukan semua mujizat dan mendengar doa anak2NYA.

Selesai berdoa, aQ coba telfon Mama’ lagi, karna aQ ‘g sabar nunggu Cen ngubungin aQ, dan ….masuk, Puji Tuhan ucapQ.
Halo sayang…“, kata Mama’ diseberang sana,
Ma’…gmn Bapak?Kenapa Mama’ ‘g ngabarin ke aQ tadi malam?“, tanyaQ bertubi2,
Iy sayang, ‘kan tadi malam itu kw pasti ‘dah tdr, jadi Mama’ ‘g mau ganggu…“, jawab Mama’ dengan tenang,
Tanya, tanya dan tanya terus tentang semuanya dari mama, dan aQ juga ‘g lupa ceritakan tentang mimpiQ ke Mama’, dan Mama’ jawab semua dengan tenang dan tetap membuatQ ‘g panik, karna Mama’ ‘tau aQ ceneng, masalah2 kecil aja bisa buat aQ menangis apalagi masalah seperti ini, emang My Lovely Mom knows everything ’bout me(Red:Luv u so mom…),
dan Mama’ bilang..berarti ada kontak batin antara aQ dan Bapak, yang beri tanda lewat mimpi itu klo ada sesuatu yang yang terjadi dengan orang yang Qta sayangin, dan Mama’ juga nenangin aQ biar ‘g usah pulang, “tetap berdoa ‘y ‘nang, Tuhan pasti pulihkan Bapak“, ucap Mama’Q yang luar biasa itu.

Akhirnya aQ tahu, klo Bapak dibawa kerumah sakit, karna Tensinya naik malam itu, karna Bapak makan makanan yang mengandung ASAM yang tinggi sore harinya, karna lemas bgt, semua makanan yang ada didalam perutnya habis, makanya Bapak langsung dibawa kerumah sakit. Akhirnya setiap 1 jam aQ telfon Mama’ tanya kondisi Bapak, dan setiap saat aQ berdoa buat kesembuhan Bapak. Saat ini tensi Bapak udh mulai turun, tp hasil pemeriksaan dari dokter belum keluar, dan kata Mama’, Ad’2-Q bapak udh bisa ngobrol dengan lancar, tp masih belum bisa duduk, karna masih lemas, makanya masih tetap diopname.

Mudah2an ada mujizat terjadi, ada kesembuhan pada Bapak, Bapak bisa seperti biasa melakukan aktifitasnya, dan lebih baik dan lebih sehat lagi, dan tetap dalam penyertaan TUhan selalu.

PS. Buat para readers yang baca postingan ini, mohon doanya buat kesembuhan Bapak, Thank’s in Advance for all.

6 thoughts on “Cerita Hari itu…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s