Jakarta tidak bisa memiliki AHOK

Segala sesuatu ada waktu untuk pertama kali-nya, termasuk jatuh cinta yang biasa orang sebut dengan cinta pertama. Banyak cerita juga bahwa pasangan akhir yang berlabuh dipelaminan justru bukan cinta pertama-nya, tapi yang pasti cinta terakhir. Ada juga cinta yang tidak berbalas atau tidak bisa saling memiliki, atau tidak mungkin untuk dimiliki. Berat bahasanya tapi postingan ini tidak ada hubungannya dengan kisah cinta ku, hahahahaha…

Postingan ini hubunganya dengan sosok yang sedang fenomenal saat ini, AHOK. Sosok seseorang yang sangat dicintai oleh banyak orang, yang diharapkan untuk menjadi pemimpin salah 1 provinsi di Indonesia, DKI Jakarta sosok seseorang yang telah melakukan banyak hal baik dan menjadi saluran berkat bagi banyak orang, tapi tidak dikasih kesempatan untuk 5 tahun kedepan ada diposisinya saat ini.

Aku bukan salah satu orang yang tidak atau memilih AHOK pada pilkada 19 April 2017 kemarin, karena aku tidak berdomisili di Jakarta, tapi dari semua berita yang ada, bagaimana mungkin orang tidak mencintai-nya, walaupun aku tidak mendapatkan efek langsung dari kepemimpinan seorang AHOK, tapi aku bangga dan salut bahkan sudah ada ditahap menyayanginya karena telat berbuat banyak untuk banyak orang.

Banyak hal yang bisa dicontoh, ditiru yang baik dari seorang AHOK, karena itulah banyak orang yang mendukungnya pada pilkada tahun ini, namun seperti AHOK bilang, TUHAN berkata lain, dia kalah dan akan berakhir Oktober 2017 sebagai Gubernur DKI Jakarta. Seperti orang-orang yang cintanya tak berbalas, tak bisa memiliki, begitulah rasanya pendukung AHOK yang ada di DKI maupun yang ada diluar Jakarta(red: seperti saya), buktinya?

1

2

3

Buktinya setelah mengetahui hasil dari Quick Count bahwa AHOK DJAROT kalah, begitu banyak ucapan dan dukungan yang dikirimkan para pendukung AHOK atau yang biasa disebut AHOKERS pada mereka, dengan datang ke Balai Kota untuk bertemu dan menyampaikan dukungan semangat secara langsung ataupun dengan mengirimkan papan bunga dengan berbagai ucapan untuk tetap memberikan semangat termasuk pernyataan kesedihan orang-orang karena tidak akan dipimpin lagi oleh AHOK DJAROT.

Yah…Jakarta teryata tidak bisa memiliki AHOK, walau AHOK juga cinta pada Jakarta. TUHAN mungkin siapkan 1 tempat dan posisi yang lebih membutuhkan dan PANTAS menerima AHOK, apapun atau dimanapun itu, semoga AHOK tetap menjadi berkat.

Doa ku….SEMOGA AHOK JADI GUBERNUR SUMATERA UTARA, hahahhahaha…..

Jakarta tidak bisa memiliki AHOK, semoga Sumatera Utara bisa

Note : Gambar diambil dari twitter

Advertisements

4 thoughts on “Jakarta tidak bisa memiliki AHOK

  1. Didi bukan orang jakarta dan tinggal di jakarta juga kak. Tapi sedih juga baca di timeline social media. Ah ya mungkin ada yang terbaik untuk pak Ahok.

    Salam kenal yah kak. Perdana jalan-jalan didi follow juga biar kalau kakak posting lagi bisa baca lagi. 😊

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s