All posts by ME

About ME

https://blank903.wordpress.com

Tidak punya teman

Pagi ini, sewaktu mengantarkan Miguel ke sekolah, seperti biasa aku bakal ngobrol ama orang tua yang sesama mengantar anaknya ke sekolah, sementara  miguel yang sudah meletakkan tasnya di kelas, bakal bermain dengan teman-temannya, tapi tiba-tiba aku mendengar dia menangis, aku langsung menoleh dan mendekatinya. Saat ku tanya kenapa dia menangis, jawabannya sambil terisak “Si A dan si B gak mau berteman dan bermain bersama ama miguel, mereka lari ninggalin miguel“.

Sebagai seseorang yang extrovert, tentu aku suka keramaian, aku suka bergaul, aku suka hiruk-pikuk, aku suka punya kenalan dan teman baru. Dari kecil bahkan hingga akan masuk ke dunia kerja, saat ada poin dalam kertas test yang menyatakan salah satu kelebihan, aku gak ragu untuk menuliskan, “Mudah berteman dan membuat team work yang baik”. Aku punya banyak teman, aku punya beberapa orang sahabat, walau saat ini semua terasa jauh dalam hal jarak, dan semua sudah berbeda status serta kesibukan, akhirnnya, sekarang rasanya aku tak punya.

Waktu miguel tadi bilang alesan dia menangis, kalau aku ndak ingat kami sedang ada di sekolahnya, aku bakal ikut nangis juga, nangis karena punya alesan yang sama seperti miguel, di saat-saat tertentu. Pertama kali pindah ke kota ini, berharap akan dapat sahabat yang bener-bener bisa cocok dan semoga keluarganya juga bisa dekat dan bisa sama-sama di kota ini jadi saudara. Perlahan aku mendapatkan orang yang benar-benar cocok, mulai maintain hubungan biar semakin baik, semakin dekat, tapi ternyata ada yang ditengah jalan di tinggal pindah kota lagi, ada yang menjauh, ada yang sibuk dengan urusannya dan saat kualitas hidupnya meningkat, mendadak lupa.

Tapi yah, itulah hidup aku anggap mencari sahabat dekat saat ini seperti mencari jodoh ajah dulu, suatu saat nanti Tuhan akan pertemukan kami, tanpa aku tau seperti apa dia , bagaimana kami bertemu nantinya. Untuk sahabat-sahabat ku yang jauh disana, aku tetap menjaga komunikasi dengan mereka dengan baik, tapi tetaplah aku berharap ada sahabat yang bisa berbagi susah senang di kota ini, kota yang aku belum bisa nikmatin, Medan.

Btw, jawaban aku untuk miguel saat dia nangis tadi, “Udah jangan nangis, miguel kan bisa main dengan teman yang lain, atau miguel main sendiri ajah nak, jangan pernah  nangis karena orang lain, miguel tetap bisa senang dengan cara lain, hapus air matanya ya…“, dan jawaban itu juga jadi jawaban untuk ku dan motivasi buat ku sendiri.

friend

Advertisements

Mengajar Anak Berdoa

Setiap orang tua pasti punya impian dan harapan agar anak-anaknya menjadi anak cerdas, pintar, baik, cakep luar dalam, punya ahlak yang baik, ramah, ceria dan punya ilmu agama yang baik, apapun yang baik pasti diinginkan, termasuk kami sebagai orang tua. Agar anak bisa mendapatkan hal-hal yang di impikan diatas, siapa yang bisa mewujudkannya udah bisa didapat? jelas orang tua, dan dari sekolah atau sekeliling si anak itu sendiri.

Peran orang tua sangat penting pasti, walaupun kadang si orang tua juga tidak punya nilai yang terlalu baik untuk poin-poin diatas, tapi harapannya anak-anaknya punya nilai yang lebih tinggi dari orang tua, itulah yang membuat para orang tua mengajarkan yang baik untuk anak-anaknya, terlebih untuk ilmu agamanya serta pengaplikasiannya.

Aku bukan orang yang rohaniawan sekali, doa juga kadang-kadang lupa karena lebih memprioritaskan aktifitas lainnya. Contohnya : (sometimes)bangun tidur karna liat jam udah siang banget, langsung lompat dari tempat tidur untuk nyiapin segala sesuatu kebutuhan keluarga, padahal harusnya bisa ambil waktu sebentar untuk saat teduh dan berdoa(Self reminder, biar jangan telat bangun biar ada waktu ^.^). Tapi aku selalu mengingatkan anak-anak khususnya Miguel yang sudah mengerti tentang apa itu Tuhan untuk mengawali semua aktifitasnya dengan Doa.

IMG_8956

Ngomongin tentang Miguel, kami mulai ajarkan Miguel doa makan dari dia mulai mengenal makanan, tapi udah minta dia ngucapin doanya sendiri sesuai dengan format yang kami ajarkan setelah miguel mulai bisa ngomong(mungkin usia 2 tahunan), dan sampai saat ini kadang-kadang anak lanang ini mulai bisa improve sendiri doanya sesuai dengan aktifitas yang dia doakan, maupun orang-orang yang dia bawa dalam doanya. Hal yang paling sederhana mengajarkan tentang doa untuk miguel adalah bahwa, doa itu

Cara kita berbicara dengan Tuhan, untuk mengucap syukur akan sesuatu dan saat kita meminta apapun padaNya“.

Diusia saat ini yang 2 bulan lagi 5 tahun, anak kesayangan ini udah bisa buat Doa bangun pagi, makan, berangkat sekolah, tidur malam dan kadang-kadang dia mau ajak adiknya Maritha udah mengulang doa yang dia pimpin agar maritha terbiasa untuk berdoa juga seperti dia, dengan arahan kami tentunya.

IMG_8674

Rutinitas kami setiap hari minggu pagi pasti ke Gereja, dan saya dengan anak-anak akan pergi ke ruangan Gereja yang khusus untuk anak-anak, namanya Sekolah Minggu. Disini  juga anak-anak diajarkan untuk berdoa, kadang-kadang kaka guru sekolah minggunya akan meminta salah seorang anak sekolah minggu untuk maju ke depan dan memimpin doa dengan cara mengulang apa yang kaka guru sekolah minggu ucapkan. Sekolah minggu ini juga ada pembagiannya, di Gereja batak tempat kita sering disebut HORONG, dan berhubung Miguel dan Maritha masih belum sekolah, jadi masih di kelas anak-anak kecil yang notabene masih baby/balita dan anak yang masih baru belajar membaca, jadi otomatis kemampuan mereka masih berupa daya ingat dan daya dengar.

Minggu lalu, pulang gereja miguel ngomong ama aku,

Miguel : Mama…ajarin abang donk buat doa sebelum mendengarkan firman
Mama : Kenapa emang nak?
Miguel : Biar seperti abang XX itu, kan dia buat doa, jadi maju ke depan
Mama : *mikir, ini anak obsessed maju kedepan?*, ok..mama ajarin ya, ikutin mama. Tuhan Yesus, blablabla….
Miguel : *ngikutin sambil ngapalin *, doa setelah mendengar firman sebelum pulang juga ya ma
Mama : Hmmm…ok…ikutin mama. Tuhan Yesus, blablabla…
Miguel : *ngikutin sambil ngapalin *

Hari minggu lalu, seperti biasa, kami ke sekolah minggu dan saat akan mendengarkan firman ternyata kaka guru sekolah minggunya minta temennya untuk pimpin doa, dan aku lihat wajah miguel berubah ndak seceria biasanya, aku ndak kepikiran apa-apa, mikirnya namanya anak-anak, moodnya kali. Setelah selesai firman, saatnya anak-anak sekolah minggu akan berdoa sebelum pulang, dan saat itu aku bener-bener repot dibuat tingkah maritha yang ndak bisa diam dengan sejuta aksinya, tiba-tiba terdengar suara anak lanangku dengan kenceng diruangan itu.

MiguelKak….Miguel donk yang buat doa mau pulang
Mamak : *kanget, bengong dan degdegan parah*
Guru SM : Oh iya? boleh sini maju
Miguel : *Maju dengan wajah sumringah*
Guru SM : Coba perkenalkan diri dulu
Miguel : Hai..nama ku Miguel, marga Hutagaol, aku TK A
Guru SM : ok, ayo teman-teman sekolah minggu sapa Miguel
Semua : Hai Miguel….
Guru SM : Ayo, buat doanya dek
Mamak : *degdegan parah, sambil berdoa minta Tuhan urapin miguel*
Miguel : Mari kita bersatu di dalam doa. Tuhan Yesus, terima kasih buat firman Mu yang sudah disampaikan kaka guru sekolah minggu, biarlah firman Mu itu bisa buat pedoman kami menjalani hidup kami sehari-hari dan bekal untuk masa depan kami, sebentar lagi kami akan pulang, berkati perjalan kami tiba dirumah, terima kasih Tuhan Yesus, Haleluya, AMIN.

Seketika itu juga kaka sekolah minggu langsung mencium miguel dan miguel wajahnya sumringah dan sukacita luar biasa, sedangkan mamak langsung nangis bahagia, mewek, aslik…dirumah kami cuma ulang beberapa kali dan ndak selancar itu, HE DID IT! Thanks Jesus! Ternyata ndak sia-sia ngajarin anak dirumah untuk hal baik, diluar dia bisa menjadi berkat dan bawa sukacita buat banyak orang.

Processed with VSCO with au5 preset

We love you and so proud of you son, Miguel Hugo Ramoti Hutagaol.

 

Positive Vibes

Siapa yang tidak tahu Facebook atau Instagram saat ini? mungkin masih ada, tapi untuk orang-orang yang sudah tahu atau pemakai smartphone, mungkin hampir semua udah punya akun di Facebook atau Instagram dan berhubung sudah 2 tahun terakhir aku “meninggalkan” dunia per-facebook-an, jadi aku ambil ajah contohnya Instagram, karena aku salah satu pengguna aktifnya *uhuk..

Aku follow ratusan akun, baik itu akun public figure, teman, kenalan, online shop atau bahkan akun pusat perbelanjaan yang ada di kota Medan(biar tau ada promo apa, tsahh…) tidak lupa juga beberapa akun lambe-lambean yang cukup viral di negara Indonesia ini yang suka memberitakan hal-hal yang mungkin beritanya belum ada di media elektronik atau cetak lainnya, tapi sudah ada di akun-akun itu.

Yang menjadi perhatianku adalah membaca beberapa komentar dari para netijen baik itu saat seorang public figure ngepost fotonya atau saat ada berita yang di post oleh akun lambe-lambean tadi aku sebutin, banyakkkkk banget yang buat shock! kenapa? karena bahasanya bener-bener hal-hal yang penuh kebencian, hal-hal negatif, hal-hal yang membawa provokasi walau postingan itu mungkin cuma foto yang kita lihat biasa saja, contohnya OOTD artis atau berita jalan bareng si A dan si B

“Jadi kenapa harus ada komentar nyiryir atau penuh kebencian?”

Ntahlah, aku juga ndak habis pikir, have no idea at all. Apakah mereka yang berkomentar seperti itu memang orang-orang yang tidak ada pendidikannya? atau memang hidupnya tidak pernah diajarkan untuk mengatakan hal-hal baik tentang orang lain? atau di keluarganya tidak pernah ada ajaran untuk menyebarkan kasih?

Aku bukan sok suci, tapi aku rasa memang pendidikan dan ajaran di rumah dan sekolah saat ini sangat perlu untuk membentuk menjadi pribadi yang lebih baik, karena ada beberapa akun yang cukup viral juga yang aku sering baca, mereka berpendidikan tinggi , mereka beragama dan banyak pengikutnya(dilihat dari profesinya),  tapi tidak menjamin semua komentarnya yang dia post.

Tidak mudah memang mengubah atau mengontrol pemikiran orang lain sesuai dengan pemikiran kita, tapi untuk aku pribadi aku mulai dengan mengontrol pikiran ku sendiri terlebih dahulu, kalau aku bisa mengontrol pikiranku  untuk tidak memikirkan hal-hal negatif tentang aku sendiri, tentang orang lain (terlebih-lebih), semoga bisa aku terapkan ke anak-anak dan keluarga dan semoga semua orang diluar sana berpikiran yang sama, ndak mustahil dunia ini damai dan penuh energi positif.

Negative

Cara Baca Buku dengan Cepat

Salah 1 resolusi 2018 untuk diri sendiri adalah baca buku minimal 1 dalam 1 bulan, dan maabkan Januari ndak kecapai, tapi aku bales di Februari kecapai dengan nyelesaiin 1 buku, dan di Maret yang masih minggu ke-2 aku udah selesai baca 3 buku, dan saat ini sedang baca 2 buku(gantian bacanya sesuai mood), semoga sampai akhir Maret berhasil baca 5 buku donk ya, wish me luck 🙂

Ada seorang temen yang sangat suka baca buku, dan karena sukanya tempat favorit dia adalah toko buku Gramedia(yang paling besar di Medan) atau surfing di toko online apalagi yang jual buku-buku dengan harga miring. Dia sering beli buku walau belum tau kapan bacanya, dan sering sekali sesampainya si buku di rumah dia baru sadar bukunya udah ada di rak, dan akulah yang jadi sasaran dia buat beli 1 bukunya, ergh..

Aku seneng ngobrol ama orang yang suka baca buku, biar aku ikutan suka baca buku dan biar aku dapat banyak pengetahuan baru, kadang walau tak baca atau cari tau sendiri, kita bisa tau tentang sesuatu hal dari ngobrol dengan seseorang yang punya pengetahuan lebih dan itu menyenangkan buat aku, asal hal yang di share itu bukan hanya tentang gosip artis atau gosip kantor ya, yang berguna donk :). Nah, temen aku ini selalu ngingetin aku kalau mau baca buku dan biar ndak bosen itu caranya ndak perlu baca KESELURUHAN kata/part dalam buku, cuma baca yang menurut kita dalem atau penting atau essential ajah, jadi ndak bosen apalagi kalau buku yang kita baca itu tebal, kebayang donk.

Nah, kenapa dalam 2 minggu aku bisa nyelesaiin 3 buku? ndak ada kerjaan lain apa? emang buku apa ajah yang di baca?

Dilan 1990

Buku karya Pidi Baiq ini adalah salah satu buku best seller di tanah air, tapi maaf aku baru tau setelah kabar tentang akan di film-kannya ramai di semua media sosial dan aku belum juga niat beli bukunya, sampai dengan viralnya film Dilan 1990 di bioskop seantero tanah air dan semua orang bercerita tentang Dilan dan Milea, sampai aku nekat untuk pertama kalinya dalam seumur hidup nonton di bioskop sendiri untuk film Dilan 1990 ini dan ternyata aku sukses menjadi salah 1 orang yang ikut demam Dilan, dan aku langsung cabut ke toko buku buat beli buku “Dilan, Dia adalah Dilan ku 1990” dan “Dilan, Dia adalah Dilan ku 1991”.

Setelah baca beberapa paragraf ternyata 80% dialog di filmnya sama persis dengan apa yang ada di dalam bukunya, dan seperti yang aku bilang sebelumnya, aku kalau baca buku sering milah bagian yang tidak terlalu penting untuk di skip, jadilah aku hanya baca kembali bagian yang ada Dilan dan Milea-nya dan sedikit hal-hal yang tidak ada di dalam film, untuk review bukunya aku ndak akan jelasin, karena pasti di goodreads udah banyak :), jadi untuk buku ini hanya dalam 2 hari aku bisa selesaiin.

Dilan

Anti Panik Pernikahan

Aku salah satu follower dari akun tigagenerasi di Instagram, dan mereka udah lama ngeluarin  buku ini, tapi aku juga ndak inget kapan aku beli buku ini, karena waktu cari buku di rak yang bisa di baca, aku lihat buku ini ada, ya udah aku ambil dech. Buku ini lumayang tebal, tapi begitu di buka lembardemi lembar, menarik banget, karena kertasnya dengan motifnya yang lucu dan ilustrasinya yang menarik, jadi kita betah ajah gitu bacanya. Dalam 1 lembar bisa  cuma ada 1 quote atau tips and trik atau bahkan ada kaya’ notes gitu, cakep. Tapi…kembali lagi dengan cara baca aku yang super duper cepet, jadinya aku cuma baca sekilas kalau isinya bahas tentang persiapan pernikahan, yakale gue baca kata demi kata lagi sedangkan ogut udah 6 tahun lalu ngelaluinnya, jadi lebih ke bagaimana dalam pernikahan yang aku baca. Suprisingly, walaupun tebal aku bisa selesaiin buku ini dalam 2 jam doank donk, hahaha.. Am I good enough?

panik

#88lovelife (03 – Priorities)

Ngeliat buku ini ada di rak bener-bener ngagetin, karena aku masih inget kalau buku Diana Rikasari masih ada 2, eh ternyata udah ada 3 dan aku udah punya bukunya dan ndak inget kapan belinya.  Buku pertama dan kedua #88lovelife aku suka banget karena bener-bener moodbooster kalau kita baca, apalagi saat down atau ndak ada hasrat buat move on gitu untuk semua hal. Sama seperti buku pertama dan keduanya, buku ketiga ini juga sama, penuh ilustrasi dan motif yang Diana Rikasari banget.

Buku ini berisi tentang prioritas dalam hidup, apa yang kita suka, apa yang kita cintai, walaupun masih belum sukses, sama seperti kebahagiaan kita harus tetap yang buat dan ciptakan, feel recharged after read it. Buku ini berhasil aku selesaikan dalam waktu, eng..ing..eng.. 1 hari, hahahhaa….gilaaa…. keren ya aku *wink

88

Yuk..mantemen, membaca itu ndak membosankan kok, kaya’ aku ajah bacanya, baca yang menarik dan intinya ajah, trus kalau bisa beli buku yang isinya banyak motif kertasnya dan banyak ilustrasinya gitu, jadi ndak ngebosenin. Mari budayakan membaca, sedikit pun pasti kita dapat pengetahuan baru dan otaknya tetep waras karna lebih pinter, hehee…

Ulang Tahun ke-2 #MarithaHutagaol

Bukan karena anak pertama adalah anak mas, makanya postingan tentang anak kedua di blog ini dikit, bukan, tapi berhubung setelah punya anak kedua, waktu buat ngeblog udah semakin sedikit(pardon my excuse) jadinya ke blog biasanya cuma mau lihat perkembangan si anak pertama #miguelhugataol sebelumnya di usia-usia tertentu untuk dibandingkan dengan pencapaian perkembangan anak kedua #marithahutagaol (ngebandingin sesama anak sendiri kan ya ndak salah toch).

Jadi berhubung sekarang tanggal 14, walaupun telat 2 bulan aku mau flashback acara ulang tahun si anak wedhok kami #marithahugaol yang ke-2 tepat pada tanggal 14 Februari 2018 lalu, puji Tuhan masih diberikan umur yang panjang, kesehatan yang baik dan sukacita selalu ditengah-tengah keluarga kecil kami.

Processed with VSCO with h3 preset

Perkembangan #marithahutagaol sampai dengan usia 2 tahun ini, udah lancar jalan, udah bisa berlari, udah bisa lompat dan manjat (anak wedhok doyan manjat), udah bisa ngomong 2 kata langsung dan bisa dimengerti si pendengar, udah bisa makan sendiri (kalau lagi mood), udah bisa ngerti omongan orang yang lebih gede dari dia dan untuk berat badan masih konsisten naik irit (bener-bener calon putri indonesia doi) dan tinggi badan digaris hijau grafik.

Processed with VSCO with h3 preset

Tapi kalau cerita giginya #marithahutagaol sedikit sedih mamanya, karena dari 4 gigi didepan ada 3 gigi yang patah 3/4 dari tinggi giginya, trus 1 lagi ndak, yah jadi keliatan aneh ajah gitu kalau keliatan giginya. Waktu jadwal vaksin trus kita nanya ama DSA-nya katanya lebih baik ke dentist yang special untuk anak biar tau lebih jelas apa yang bisa dilakukan untuk giginya, dan sampai hari ini jadwal ke dentist-nya belum jadi juga -.-”

Cerita tentang perayaan ulang tahunnya ndak ada yang terlalu special, dihari itu kita seperti perayaan biasa, pagi-pagi bangun siap-siap sebelum ngantor, tiup lilin, potong kue, makan bersama. Tapi beberapa hari kemudian, tepat di hari minggu, kita berbagi kasih dengan temen-temen anak sekolah minggu dengan membagikan beberapa snack yang sebelumnya udah kita packing dari rumah, bukan karena isinya tapi sukacitanya ajah dapat doa dari temen-temen sekolah minggu.

Processed with VSCO with c6 preset

Doa papa mama dan abang buat anak wedhok kesayangan kami #marithahutagaol:

Semoga Marithat tumbuh jadi anak yang takut akan Tuhan, patuh dan hormat ama Papa mama, sayang ama Abang Miguel dan selalu jadi anak yang cerdas, cerita dan kuat.

Selamat ulang tahun ke-2 anak kesayangan :*