Aku, September dan 33

Edit​Selama 27 tahun, September selalu jadi Bulan Favorit-ku, hingga pertama kalinya di tahun ke-28 sampai tahun ke-33 ini aku merasa September menjadi bulan yang membawa rasa pilu. 18 September 2011, aku kehilangan lelaki yang paling aku cintai didunia ini, Bapak 👨

 Masih seperti kemarin, ngeliat bapak menghembuskan nafas terakhirnya, saat dia menarik hembusan terakhir nafasnya saat aku menutup doa dan mengucapkan AMIN, sungguh akhir pertandingan yang manis, dan setelahnya September tidak lagi menjadi bulan terindah dari bulan lainnya untuk ku
Tahun ini, diusia ke-33 tahun, aku kembali merasakan bagaimana September itu sungguh menakutkan, setelah beberapa hari aku terkulai lemah, saat masa pemulihan, si anak lanang terkunai lemah dan lebih buruk keadaannya dari aku yang membuat kami harus rela menginap di Rumah Sakit(RS) dan terus memanggil Tuhan untuk meminta pertolongannya memulihkan kondisi #MiguelHutagaol dan Tuhan memang tak pernah tidur, cukup 2 hari puji Tuhan hingga hari ini si anak lanang sehat, namun begitu keluar dari RS beberapa hari berikutnya kami harus menginap lagi di RS yang berbeda dan orang yang berbeda, Pak suami ada di titik puncak lelahnya setelah beberapa bulan terakhir tiada henti dinas dan urusan keluarga besar yang membuatnya pergi pagi-pagi buta dan pulang larut malam, dan kembali kami meminta pertolongan Tuhan buat pemulihan hingga beberapa hari kemudian pak suami bisa pulang dan puji Tuhan pulih hingga hari ini.
29 september 🎂, hari ulang tahunku yang mana seharusnya bisa merayakan di rumah bersama orang-orang yang aku cintai, namun tahun ini aku harus rela berdoa ritual malam pergantian usia di RS, hilang sukacitakah? Hilang sich tidak, hanya berbeda rasanya dan tetap September selalu ada cerita yang membuat air mata tak terbendung. Namun bedanya kali ini, Tuhan rencanakan dengan mengumpulkan orang-orang yang menyayangi kami di RS bisa bernyanyi bersama, potong kue ulang tahun yang dikirim dan diberikan oleh orang2 yang aku doakan diberkati lebih lagi oleh Tuhan, yang membuat Sukacita ku menjadi lebih besar dari sebelumnya yang ku harapkan, Tuhan memang selalu punya cara-Nya sendiri 😇
IMG_2639
Aku punya kebiasaan yang mungkin tidak semua orang punya, yaitu memberikan diriku sendiri HADIAH, sounds weird, right? 😅, tapi aku memang tidak jarang memberikan diri ku sendiri hadiah terutama saat ulang tahun, dan tahun ini hadiah untuk diri ku oleh diri ku sangat spesial, karena ini hadiah bukan hanya untuk ku sendiri tapi untuk keluarga kecil ku, dan semoga Tuhan memberkati hadiah ini karena aku juga memberikan hadiah ini setelah beberapa dekade membawanya dalam Doa-ku dan semoga memang waktu yang tepat Tuhan beri jawaban disaat ulang tahun ku ke-33 ini 😍
Semoga diusia yang baru ini aku semakin baik dalam memerankan peranku(Anak, Istri, Mama, Menantu, Kakak dan lainnya) dan terutama semakin berhikmat lagi dengan meminta penyertaan Tuhan.
Terima kasih buat orang-orang yang menyanyagiku dengan tulus, mendukungku dalam setiap keputusan, menyediakan telinga saat mendengar keluh-kesahku dan orang-orang yang masih dan selalu mengabaikan dan memandangku sebelah mata, Tuhan Berkati kita semua.
Advertisements

Sekolah Pertama, TK A Santo Thomas 1

Jadi calon /orang tua itu, banyak moment yang mungkin sebenernya biasa tapi karna namanya first moment jadinya kaya’ istimewa gitu. Termasuk aku dan pak suami, salah satunya adalah moment anak panggoaran kami #MiguelHutagaol masuk sekolah TK A.

Ceritanya dari awal tahun ini(2017), setelah diskusi dengan Pak suami kami memutuskan untuk mendaftarkan #MiguelHutagaol sekolah dan berhubung usianya masih 4 tahun(disaat mulai tahun ajaran baru) jadi cocoknya masih dilevel TK A. Diskusi selanjutnya adalah pencarian sekolahnya. Berhubung papa dan mamanya ngantor jadi kondisi dan lokasi sekolah harus diperhatikan. Dari sisi mamanya sebenernya pengen banget anaknya sekolah ditempat yang fun, modern, dan dekat rumah(pastinya!) dan ada beberapa list sekolah yang udah masuk list, namun dari sisi pak suami setelah saya jelaskan list sekolah yang saya mau, dia punya pendapat yang berbeda. Menurut pak suami, saat ini memasukkan #MiguelHutagaol sekolah tujuannya untuk melihat bagaimana dia mulai bersosialisasi dengan anak-anak seusianya, bagaimana dia mengikutin arahan, bagaimana dia berdisiplin, bagaimana dia percaya diri saat ada didepan umum.

Akhirnya setelah diskusi sengit dan melihat dari beberapa faktor, kita memutuskan akan mendaftarkan #MiguelHutagaol disekolah katholik yang masih bisa dibilang konvensional jadi mungkin masih mirip dengan cara belajar papa mamanya dulu, namanya TK Santo Thomas 1 yang ada dijalan Gatot Subroto, Gg. Harapan, Sei Kambing, Medan. Dari bulan Februari saya sudah datang kesekolah yang kita mau daftarkan (semangat bgt ya…), dan ternyata kata gurunya pendaftaran dimulai dari bulan Mei. Akhirnya setelah Mei kita kembali lagi kesekolahnya dan daftarka #MiguelHutagaol dan masuk ke kelas TK A sesuai dengan usianya.

Hari ini, 17 Juli 2017 adalah hari dimana anak lanangnya masuk sekolah hari pertama. Bangun pagi rada drama karena anaknya kurang enak badan bawaannya manja tapi mamanya yang bawel tetep ngomel karna anaknya harus mulai disiplin dengan waktu dan segala sesuatunya yang harus mandiri untuk ngurus banyak hal-hal yang terkait dia sendiri. Sampai di sekolah ternyata kita telat 5 menit(hahaha…padahal udah deket rumah), dan ternyata 1 kelas cuma ada 11 orang sajah sodara-sodara, mamanya seneng bgt, artinya miss-nya bakal fokus kemasing-masing anak nantinya, semuanya masih bisa in control seharusnya.

santo2

Can you spot us? hahaha.. *riwehh…

Setelah dipanggil satu per satu oleh miss-nya, nyanyi beberapa lagu anak-anak sudah bisa pulang, hahaha…akhirnya mama yang cuti ndak jadi cuti karena masih keburu ngantor, papa masih sempat nganterin anak lanangnya pulang kerumah juga. Oh ya sebelum pulang kita tawarin #MiguelHutagaol untuk main sebentar dahulu disekolah, tapi berhubung anaknya emang lagi kurang fit, bawaannya lemes dan pengen pulang ajah katanya, kasian…

santo1

Tampangnya masih blank

Semoga besok dan hari-hari selanjutnya semakin semangat dan excited setiap berangkat dan ada disekolah ya anak kesayangan #MiguelHutagaol

4 Tahun #MiguelHutagaol

*late post*

Yuhuuuu…Anak mudanya udah 4 tahun, masih inget ulang tahun 1-nya, Puji Tuhan dan bagi Tuhan selalu kemuliaan untuk setiap dan segala sesuatu yang kami terima, termasuk pertumbuhan dan perkembangan yang baik untuk anak panggoaran #MiguelHutagaol

Favorit-nya Yang paling kiri ^.-

4 tahun masih perjalanan yang masih sangat dini, masih panjang jalan untuk mendidik #MiguelHutagaol menjadi anak yang saat besar dan bertumbuhkan bisa berkenan pada Tuhan, membawa harum nama keluarga dan jadi berkat dimana dia berada.

all

#MiguelHutagaol diusia 4 tahun ini tumbuh menjadi pribadi yang cukup membanggakan Papa,Mama, Ompung dengan segala kekurangan yang dia punya,  ndak jarang membuat papa, mama, ompung dan orang-orang disekitar tertawa terpingkal-pingkal, yang selalu jadi orang yang menjadi sasaran empuk sang adik untuk diusilin, namun tak jarang juga buat esmosi karena tantrum dan ke-moody-annya.

Tahun ini rencananya #MiguelHutagaol akan memulai masuk sekolah formal, TK A Santo Thomas 1, semoga bisa menjalanin hari-hari disekolah dengan FUN, menyenangkan dan selalu bersemangat serta bisa berbaur dan membuat teman-teman dan gur-guru bangga #MiguelHutagaol menjadi bagian mereka.

BGDI5080

Perayaan ulang tahun #MiguelHutagaol tahun ini agak beda yang biasanya cuma ada papa, mama dan ompung tapi tahun ini kedatangan tante-tantenya, udanya dan adiknya(anak tante), lumayan meriah dan buat #MiguelHutagaol semakin merasa banyak yang mencitainya. Begitu juga saat berbagi berkat dengan teman-teman sekolah minggu HKBP Sei Agul, rasanya sukacita saat semua orang ikut sukacita ngerayain ulang tahun #MiguelHutagaol walau sangat-sangat sederhana.

Perayaan dan berbagi berkat dibuat oleh papa mama agar mengingatkan Miguel sampai besar nanti, berbagilah dan berbahagialah dengan orang-orang, sehingga kebaikan selalu ada pada #MiguelHutagaol dan percaya bahwa kita masih dan semoga selalu dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi #MiguelHutagaol

Doa semua orang yang sayang ama #MiguelHutagaol semoga selalu jadi pribadi yang kuat, sehat dan bertumbuh dalam firman Tuhan, terlebih-lebih dengan keluarga.

Liburan ke Taman Simalem

Seperti biasa, pulang kantor dijemput Pak suami, dan tiba-tiba di mobil, tercetus-lah dari pak suami weekend pengen liburan keluar kota(baca: yang deket Medan), buat ngilangin penat bentar dan ngeliat yang segar-segar. Tercetuslah pengen liburan ke Tamen Simalem – Tongging, berhubung kita semmua belum pernah ada yang nginep disana, jadi excited bgt. Sampai dirumah cek hotel-nya, telfon marketing-nya trus booking dech hotelnya, hahaha..

tongging

Long story short, sabtu pagi kita berangkat jam 6.30 pagi dan anak-anak juga udah pada bangun dan semangat karena mau jalan-jalan ceritanya, hehe… Kita sarapan di Wajik Peceren Berastagi(baca:  ndak ke Berastagi namanya kalau ndak singgah ditempat ini, hahaha..), berhubung jalanan dari Medan lancar , Medan – Berastagi hanya ditempuh sekitar jam 8 pagi.

IMG_2498

Kemudia kita lanjut perjalan ke Taman Simalem bermodalkan papan penunjuk dijalan yang sangat membantu perjalan kita yang pertama kali ketujuan, dan dalam waktu 2 jam dari Berastagi kami sampai ditempat yang awalnya terkesan tertutup, karena dari gapura masuk Taman Simalem kelihatan banyak banget security yang menjaga kendaraan yang keluar masuk. Ternyata setiap kendaraan yang akan masuk ditanyai apakah menginap atau hanya berkunjung, dan jika berkunjung harus bayar uang retribusi sebesarRp 300,000 dan jika tamu menginap free, tapi sebelumnya mereka akan konfirmasi terlebih dahulu dengan bagian hotel melalui HT(Handytalkie). Berhubung kita tamu menginap jadi kita bisa langsung masuk(baca: setelah dikonfirmasi dengan pihak hotel) dan kesan pertama perjalan masuk kawasan Taman Simalem adalah SEGARRRRRRR.

 

IMG_2502

IMG_2538

Gimana gak segar, karena perjalannya kita seperti masuk ke hutan yang penuh pohon-pohon rindang dengan matahari yang sela-sela ranting pohon memberikan sinarnya yang menambah kecantikan alam Taman Simalem saat itu. Setelah mendapatkan petunjuk dari security sebelumnya kemana kita harus pergi, akhirnya kita menyisiri jalan-jalan dan sudah bertambah excitednya karena INDAH BGT..BGT..BGT (baca:speechless)

IMG_2554

IMG_2588

Kita booking hotel di TONGGING HOTEL, berhubung kita sampai sebelum jam 12, jadi kita lapor terlebih dahulu dan minta MAP Taman Simalem dan belum boleh check in, jadi kita ada kesempatan explore Taman Simalem-nya. Hasilnya? Ahhhh..ndak bisa berkata-kata, bagus bgt….(baca: lihat dari foto-fotonya ajah)

IMG_2579

IMG_2641

Anw, pokoknya 1 hari ndak cukup buat mengeliling Taman Simalem ini, karena banyak banget spot-spot menarik disini, dan cocok bgt buat liburan bawa anak-anak, seperti kami masih banyak lokasi yang belum dinikmatin Miguel, karena keterbatasan waktu. Mungkin harga menginap disini terbilang mahal, tapi untuk segala sesuatu yang kita dapatkan disini sich, aku dan Pak suami bilang WORTH IT!

IMG_2663

IMG_2667

Jadi buat yang cari tempat liburan di Sumatera Utara atau yang berencana mau liburan dalam waktu dekat didaerah yang tidak jauh dari Medan atau Siantar, bolehlah rekomendasi Taman Simalem ini. Anw kemarin kita booking hotel-nya dari web Taman Simalem atau kalau mau yang lebih murah bisa dari website travel yang kerjasama, cuma bedanya biasanya dari web travel tidak disediakan makan malam-nya, hanya makan pagi namun kalau dari web-nya langsung disediakan makan malam/siang dan makan pagi dan makanannya dsini beragam dan ENAK, hahahhaa…

IMG_2690

IMG_2711

IMG_2716

IMG_2737

Happy Weekend, everyone.

From us,

-Ms Family-

 

Foto Keluarga

Semua orang pasti suka saat lihat postingan temen atau siapa pun saat bersama keluarganya, baik itu direncanakan dengan memakai seragam atau kostum samaan atau candid dengan apa adanya, tapi momentnya bagus untuk dijadikan foto keluarga dan di print untuk dibuat frame dan ditampilkan di rumah.

Begitu juga dengan aku pribadi, sangat-sangat ingin memiliki foto keluarga yang bagus dalam arti ekspresi bagus dengan suami yang notabene sangat tidak bersahabat dengan kamera dan anak-anak yang masih moody saat diajak fotoan, boro-boro dengan pose dan ekspresi yang bagus.

Jadi, kalau ubek-ubek folder gambar di laptop belum menemukan foto yang PAS untuk diprint dan dibuat frame agar bisa dipajang dirumah. Saat sebelum pesta pernikahan adik ipar kemarin(bacaL: februari) ngobrol ama Pak suami, karena moment-nya pas karena pasti berpakaian rapih agar berfoto yang nantinya bisa dipajang dirumah, dan hasilnya…tetep ndak seperti ekspektasi saudara-saudara, hahaha…tapi diantara semua foto sekeluarga saat ini, paling ndak inilah foto yang paling bisa di print dan dipajang dirumah.

This is it, M’s Family (Malthus, Moris, Miguel and Maritha)

msfamily

Other things may change us, but we start and end with the FAMILY.

 -Anthony Brandt.-

1 Tahun #BabyMaritha

Is it a very late post? hahaha… better late than never *foreverexcuse

14 Februari 2017,

Disela-sela waktu yang ada, ditengah-tengah keluarga besar yang baru menghabiskan seluruh tenaga buat pesta pernikahan adek ipar, kita nyanyiin lagu selamat ulang tahun buat si anak gadis mungil kami, Maritha Rhea Nauli Hutagaol yang 1(pertama)

IMG_2010.JPG

Mungkin tidak semeriah perayaan ulang tahun orang lain, tapi  sangat bersyukur buat segala sesuatu yang TUHAN telah dan selalu berikan buat keluarga terlebih-lebih atas Anak gadis kami, #BabyMaritha.

Berhubung mama-nya tidak pernah buat pencapaian yang ada per bulannya atas #BabyMaritha, diusia 1 tahun ini, pencapaiannya :

  • Giginya ada 5 (3 gigi atas, 2 gigi bawah)
  • Udah bisa berdiri sendiri untuk beberapa saat, udah bisa melangkah (1-2 langkah), udah bisa naik anak tangga dirumah(1-2 anak tangga)
  • Udah bisa sebut Mamaaa…Papaaa…Abbbb…Pungg
  • Udh bisa berkomunikasi dengan bahasa tubuh untuk bilang tidak (menggeleng), bilang iya (menggangguk), gembira (senyum dan berkedip), tepuk tangan
  • Imunisasi lengkap untuk seusianya 1 tahun
  • Berat badan masih irit, tinggi badan dan lingkar kepala sesuai seusianya
  • KPSP nilainya 10 (*cek KPSP)

IMG_1492.JPG

Our prayer for our #BabyMaritha (like to #BabyMiguel)
Hope you grow up with a soft and gentle heart, pleasing in GOD’s eyes.
Dearly loved by everyone around you;

families, friends and most important by GOD Himself.
Have a strong faith in Jesus, to experience Him personally since your young age.
Obedience to your parents and always make us laugh.
Be a beautiful girl in and outside.
Stay healthy,cheerful,outgoing,funny, cute,adorable,creative and has incredible singing voice,so you can be GOD true worshiper as our dream 🙂

Pergi dan Datang

Setiap orang pada suatu waktu ditempat dia berada, tinggal atau bekerja pastilah memiliki orang-orang yang dekat. Dekat dalam sebuah hubungan itu relatif, biasa tahu luar dalam tentang orang lain atau karena sering berkomunikasi karena hal tertentu namun tidak mendalam dengan pribadi masing-masing atau banyak faktor lain yang menjadikan sebuah hubungan yang dikatakan “DEKAT” itu relatif.

Pertama kali jauh dari orang tua, aku berangkat ke sebuah kampus yang mungkin tidak terlalu jauh dari daerah tempat tinggal orang tua ku, namun karena tidak bisa sesuka hati pulang pergi kampus dan tempat tinggal, jadi hanya waktu tertentu bisa kembali kerumah berkumpul bersama keluarga. Aku tinggal disebuah asrama saat kuliah yang membuat hari-hari ku diisi dengan orang-orang yang ada diasrama dan seputaran kampus, yang bisa dibilang saat itu orang-orang yang ada disanalah yang lebih banyak tahu tentang aku daripada keluarga.

Singkat cerita, setelah wisuda keluar dari kampus dan asrama aku merantu ke ibukota dan bertemu dengan orang-orang baru disekelilingku, terutama dilingkungan kantor tempat aku bekerja. Bagiamana dengan orang-orang yang dekat dengan ku saat masih di kampus dulu? Untungnya mayoritas kita pergi ke ibukota dan syukurnya masih bertemu serta sering menghabiskan waktu bersama dan masih menjadikan ibukota sebagai kota baru dengan orang-orang lain (baca: kedekatan tetap dijaga walau sudah ditempat yang berbeda).

Bekerja kemudian resign dari 1 kantor ke kantor lainnya akan membuat aku meninggalkan orang-orang terdekat yang sebelumnya ada dikantor dan bertemu dengan orang-orang baru kembali. Apakah ada yang berubah dengan hubungan ku dengan orang ada ditempat ku sebelumnya? Tentu ada. Tidak bisa dipungkiri PEOPLE DO CHANGE. Biasanya yang membuat hubungan itu awet adalah komunikasi, jika intensitas komunikasi atau waktu bertemu berkurang, pastilah hubungan juga akan semakin renggang, walau se-DEKAT apapun hubungannya sebelumnya, walaupun kadang ada pepatah atau sering terucapkan, kalau tidak ada yang berubah  walau jarak memisahkan, Nope…jangan percaya 🙂

Singkat cerita, aku menikah dan ikut kedaerah tempat suami berdomisi, dengan berat hati meninggalkan ibukota dengan sejuta kenangan dan cerita. Kembali lagi meninggalkan orang-orang yang sudah punya hubungan yang dekat dengan ku dan bertemu lagi dengan orang-orang baru. Sejujurnya, aku bukan tipe orang yang mudah sekali mendapatkan teman, tidak. Aku tidak pinter berbasa basi apalagi lebih dahulu menyapa orang lain, baik itu yang baru maupun sudah sering bertemu, tapi untuk menyapa terlebih dahulu, aku tidak pernah bisa lebih dahulu, MY BAD.

Diawal, komunikasi dengan orang-orang yang sebelumnya masih terjalin dengan baik, berfikir bahwa jarak bukanlah halangan dan sambil memulai lagi berhubungan dengan orang yang baru, berhubunga dengan orang yang lain akan meringankan rasa sedih berpisah dengan orang-orang sebelumnya. Hingga akhirnya mendapatkan kecocokan dengan orang-orang yang ada ditempat yang baru, sehingga hubungan dengan orang-orang lama pun mulai berkurang(baca: tidak akan terlupakan, namun tidak akan seperti sebelumnya).

Hingga aku ada dititik aku bertahan namun aku ditinggal oleh mereka, mereka yang dekat dengan ku, mereka yang selalu tahu tentang diriku, mereka yang hampir setiap hari menjadi teman berbagi cerita, namun karena 1 dan berbagai alasan, mreka harus keluar dari tempat ini, memulai petualangan baru, melanjutkan perjalanan hidup mereka untuk sesuatu yang lebih baik. Tapi aku masih bertahan disini, karena 1 dan berbagai alasan untuk tetap bertahan. Untuk beberapa waktu komunikasi terjalin dengan mereka yang pergi, tapi kemudian perlahan komunikasi mulai beda, topik mulai ndak nyambung, aku memilih untuk undur diri.

TUHAN itu baik dan sangat baik, saat aku merasa semua pergi, DIA kirimkan aku banyak orang yang baru, yang memberikan banyak rasa baru, yang membuat aku menjalin komunikasi yang baru dan memulai lagi hubungan yang baru untuk mendapatkan orang-orang dekat kembali.

Terima Kasih buat orang-orang yang pergi, Terima Kasih buat orang-orang yang baru datang dalam kehidupan ku.

letitgo
Life’s GOOD