Belajar Piano di Medan Musik

Dari kecil Miguel itu termasuk mudah menerima dan meniru lagu atau nada yang kita orang-orang dirumah sering atau bahkan pernah dendangkan. Bahkan dengan tanpa tujuan mengajarkan sebuah lagu untuk miguel, namun saat didendangkan dan menarik perhatiannya, hanya dengar 2 atau 3 kali pasti setelahnya dia udh tau minimal nadanya dan dilanjutkan dengan tau lirik-nya.

Hal itu yang membuat aku dan Pak suami berniat memasukkan Miguel kursus alat musik, dan berhubung Pak Suami dulunya aktif bermain piano dan sempat jadi pengiring piano di Gereja, jadi kepikiran dech daftarin Miguel di kursus alat musik
Piano. Tapi sebelum kita cari dan daftarkan Miguel, kita lebih dahulu tanyakan ama Miguel, karena kita juga ndak mau kalau-kalau anaknya sendiri ndak pengen, dan puji Tuhan ternyata dia mau dan semangat.

Kata orang, bermain musik sejak kecil itu memang penting, karena membantu perkembangan otak si anak, apalagi ditekunin sampai dewasa dan banyak juga manfaatnya. Khusus untuk alat musik piano, yang harus mengkordinasikan 2
tangan dengan 10 jari-jarinya, brarti membantu perkembangan motoriknya dan dikatakan bisa menstimulasi otak kanan dan otak kirinya, dan usia yang tepat untuk memulai belajar alat musik adalah 4 tahun, walaupun ada beberapa tempat kursus
yang memiliki kelas untuk anak usia dibawah 4 tahun dan itulah kelas yang Miguel ikutin berhubung si anak lanang tepat 4 tahun baru di bulan Mei depan.

IMG_0207

Setelah cari-cari referensi tentang tempat kursus musik di Medan, akhirnya jatuhlah pilihan ke Medan Musik, dan pada saat mendaftar free registration fee(baca : lumayan) dan Miguel ambil kelas Little Mini Mozart karena usianya saat itu masih 3,5 tahun dengan uang sekolah Rp. 400,000 per bulan. Berhubung ada banyak cabang Medan musik di Medan, kita ambil yang paling deket dengan rumah, yaitu cabang Setia budi.

Ternyata dalam beberapa bulan kursus Miguel sendiri(baca: sebelumnya ada teman tapi tidak jadi ikutan), mamak justru seneng dengan harga diajarkan rame-rame tapi jadinya kaya’ private, hahahaha… Keuntungannya buat mamak, saat miguel kursus mamak juga masuk kelas dan bisa lihat apa ajah yang diajarkan oleh miss dan dirumah bisa tahu dan kembali review pelajaran yang Miguel dapat, yeayy…

3 bulan kursus apakah Miguel enjoy? Not really, hahaha.. namanya juga masih anak-anak ya, jadi selain miss-nya mamak juga harus lihat mood si anak biar ndak bosen dan jenuh, karena ditahap ini masih dianggap bermain. Jadi masih diarahkan ajah, kalau anaknya ndak mood ya ndak dipaksa.

Sekarang Miguel udah naik kelas ke level, Mini Mozart dan dikelas udah ada temen yang mana malah buat anaknya sulit konsentrasi karena jadinya mereka bermain dan bercanda, yang repot sebenernya miss-nya sich, ahahaha…

Bulan depan rencananya si anak lanang bakal ikutan konser Hari Ibu, walaupun bukan bermain piano, tapi mau tampil ajah, semoga lancar dan anak mudanya ndak moody ya selama latihan dan tampil, wish us luck.

 

Advertisements

Liburan ke Taman Simalem

Seperti biasa, pulang kantor dijemput Pak suami, dan tiba-tiba di mobil, tercetus-lah dari pak suami weekend pengen liburan keluar kota(baca: yang deket Medan), buat ngilangin penat bentar dan ngeliat yang segar-segar. Tercetuslah pengen liburan ke Tamen Simalem – Tongging, berhubung kita semmua belum pernah ada yang nginep disana, jadi excited bgt. Sampai dirumah cek hotel-nya, telfon marketing-nya trus booking dech hotelnya, hahaha..

tongging

Long story short, sabtu pagi kita berangkat jam 6.30 pagi dan anak-anak juga udah pada bangun dan semangat karena mau jalan-jalan ceritanya, hehe… Kita sarapan di Wajik Peceren Berastagi(baca:  ndak ke Berastagi namanya kalau ndak singgah ditempat ini, hahaha..), berhubung jalanan dari Medan lancar , Medan – Berastagi hanya ditempuh sekitar jam 8 pagi.

IMG_2498

Kemudia kita lanjut perjalan ke Taman Simalem bermodalkan papan penunjuk dijalan yang sangat membantu perjalan kita yang pertama kali ketujuan, dan dalam waktu 2 jam dari Berastagi kami sampai ditempat yang awalnya terkesan tertutup, karena dari gapura masuk Taman Simalem kelihatan banyak banget security yang menjaga kendaraan yang keluar masuk. Ternyata setiap kendaraan yang akan masuk ditanyai apakah menginap atau hanya berkunjung, dan jika berkunjung harus bayar uang retribusi sebesarRp 300,000 dan jika tamu menginap free, tapi sebelumnya mereka akan konfirmasi terlebih dahulu dengan bagian hotel melalui HT(Handytalkie). Berhubung kita tamu menginap jadi kita bisa langsung masuk(baca: setelah dikonfirmasi dengan pihak hotel) dan kesan pertama perjalan masuk kawasan Taman Simalem adalah SEGARRRRRRR.

 

IMG_2502

IMG_2538

Gimana gak segar, karena perjalannya kita seperti masuk ke hutan yang penuh pohon-pohon rindang dengan matahari yang sela-sela ranting pohon memberikan sinarnya yang menambah kecantikan alam Taman Simalem saat itu. Setelah mendapatkan petunjuk dari security sebelumnya kemana kita harus pergi, akhirnya kita menyisiri jalan-jalan dan sudah bertambah excitednya karena INDAH BGT..BGT..BGT (baca:speechless)

IMG_2554

IMG_2588

Kita booking hotel di TONGGING HOTEL, berhubung kita sampai sebelum jam 12, jadi kita lapor terlebih dahulu dan minta MAP Taman Simalem dan belum boleh check in, jadi kita ada kesempatan explore Taman Simalem-nya. Hasilnya? Ahhhh..ndak bisa berkata-kata, bagus bgt….(baca: lihat dari foto-fotonya ajah)

IMG_2579

IMG_2641

Anw, pokoknya 1 hari ndak cukup buat mengeliling Taman Simalem ini, karena banyak banget spot-spot menarik disini, dan cocok bgt buat liburan bawa anak-anak, seperti kami masih banyak lokasi yang belum dinikmatin Miguel, karena keterbatasan waktu. Mungkin harga menginap disini terbilang mahal, tapi untuk segala sesuatu yang kita dapatkan disini sich, aku dan Pak suami bilang WORTH IT!

IMG_2663

IMG_2667

Jadi buat yang cari tempat liburan di Sumatera Utara atau yang berencana mau liburan dalam waktu dekat didaerah yang tidak jauh dari Medan atau Siantar, bolehlah rekomendasi Taman Simalem ini. Anw kemarin kita booking hotel-nya dari web Taman Simalem atau kalau mau yang lebih murah bisa dari website travel yang kerjasama, cuma bedanya biasanya dari web travel tidak disediakan makan malam-nya, hanya makan pagi namun kalau dari web-nya langsung disediakan makan malam/siang dan makan pagi dan makanannya dsini beragam dan ENAK, hahahhaa…

IMG_2690

IMG_2711

IMG_2716

IMG_2737

Happy Weekend, everyone.

From us,

-Ms Family-

 

Istri dari Masa Depan – SORE (Miniseri)

Cuma 8 episode, episode terbaru keluarnya setiap minggu tapi rasanya nunggu dari episode pertama itu geregetan sampai hari ini episode terakhirnya tayang tetep geregetan karena ndak rela klo udahan penantian tiap minggu nonton cerita-nya.

Sebenernya miniseri ini disponsorin oleh TROPICANA SLIM, dibaliknya ada pesan sponsor, cuma ndak kaya’ iklan-iklan lainnya yang jelas-jelas bawa BRAND dan nunjukin BRAND-nya dalam dramanya, totally NOT makanya makin demen nontonya.

Diperankan oleh Dion Wiyoko dan Tika Bravani, rasanya DAPET banget ceritanya, dan BAPER…hahahaha…

Selamat menonton dan menikmati ceritanyaa…

Anw, HAVE I TOLD YOU HOW MUCH I LOVE DION WIYOKO? hahaha….

Sudah Bisa Jalan

Setiap ada pencapaian dari seorang anak, sekecil apapun itu, akan membawa kebahagiaan tersendiri untuk orang tua-nya. Seperti yang tadi malam kami rasakan saat tiba dirumah, sedang menemani anak-anak (#MiguelHutagaol dan #MarithaHutagaol) main, tetiba si imut kami, anak wedok, anak gadis kami bisa melangkah dengan jumlah langkah yang panjang dari yang biasanya.

Saat ini usia #MarithaHutagaol 1 tahun 3 minggu, dengan berat badan yang masih irit dan tinggi yang tidak signifikan, tapi tetap jadi kebanggaan

FDTV2910[1]

Puji TUHAN, semoga semakin mantab langkahnya, semoga semakin cepat bisa berlari dan tetap jadi anak tangguh. *berhubung ndak bisa upload video di wordpress, upload foto sedang berdiri tapi tak lihat kamera ini aja dech yaa…

Foto Keluarga

Semua orang pasti suka saat lihat postingan temen atau siapa pun saat bersama keluarganya, baik itu direncanakan dengan memakai seragam atau kostum samaan atau candid dengan apa adanya, tapi momentnya bagus untuk dijadikan foto keluarga dan di print untuk dibuat frame dan ditampilkan di rumah.

Begitu juga dengan aku pribadi, sangat-sangat ingin memiliki foto keluarga yang bagus dalam arti ekspresi bagus dengan suami yang notabene sangat tidak bersahabat dengan kamera dan anak-anak yang masih moody saat diajak fotoan, boro-boro dengan pose dan ekspresi yang bagus.

Jadi, kalau ubek-ubek folder gambar di laptop belum menemukan foto yang PAS untuk diprint dan dibuat frame agar bisa dipajang dirumah. Saat sebelum pesta pernikahan adik ipar kemarin(bacaL: februari) ngobrol ama Pak suami, karena moment-nya pas karena pasti berpakaian rapih agar berfoto yang nantinya bisa dipajang dirumah, dan hasilnya…tetep ndak seperti ekspektasi saudara-saudara, hahaha…tapi diantara semua foto sekeluarga saat ini, paling ndak inilah foto yang paling bisa di print dan dipajang dirumah.

This is it, M’s Family (Malthus, Moris, Miguel and Maritha)

msfamily

Other things may change us, but we start and end with the FAMILY.

 -Anthony Brandt.-

1 Tahun #BabyMaritha

Is it a very late post? hahaha… better late than never *foreverexcuse

14 Februari 2017,

Disela-sela waktu yang ada, ditengah-tengah keluarga besar yang baru menghabiskan seluruh tenaga buat pesta pernikahan adek ipar, kita nyanyiin lagu selamat ulang tahun buat si anak gadis mungil kami, Maritha Rhea Nauli Hutagaol yang 1(pertama)

IMG_2010.JPG

Mungkin tidak semeriah perayaan ulang tahun orang lain, tapi  sangat bersyukur buat segala sesuatu yang TUHAN telah dan selalu berikan buat keluarga terlebih-lebih atas Anak gadis kami, #BabyMaritha.

Berhubung mama-nya tidak pernah buat pencapaian yang ada per bulannya atas #BabyMaritha, diusia 1 tahun ini, pencapaiannya :

  • Giginya ada 5 (3 gigi atas, 2 gigi bawah)
  • Udah bisa berdiri sendiri untuk beberapa saat, udah bisa melangkah (1-2 langkah), udah bisa naik anak tangga dirumah(1-2 anak tangga)
  • Udah bisa sebut Mamaaa…Papaaa…Abbbb…Pungg
  • Udh bisa berkomunikasi dengan bahasa tubuh untuk bilang tidak (menggeleng), bilang iya (menggangguk), gembira (senyum dan berkedip), tepuk tangan
  • Imunisasi lengkap untuk seusianya 1 tahun
  • Berat badan masih irit, tinggi badan dan lingkar kepala sesuai seusianya
  • KPSP nilainya 10 (*cek KPSP)

IMG_1492.JPG

Our prayer for our #BabyMaritha (like to #BabyMiguel)
Hope you grow up with a soft and gentle heart, pleasing in GOD’s eyes.
Dearly loved by everyone around you;

families, friends and most important by GOD Himself.
Have a strong faith in Jesus, to experience Him personally since your young age.
Obedience to your parents and always make us laugh.
Be a beautiful girl in and outside.
Stay healthy,cheerful,outgoing,funny, cute,adorable,creative and has incredible singing voice,so you can be GOD true worshiper as our dream 🙂

Pergi dan Datang

Setiap orang pada suatu waktu ditempat dia berada, tinggal atau bekerja pastilah memiliki orang-orang yang dekat. Dekat dalam sebuah hubungan itu relatif, biasa tahu luar dalam tentang orang lain atau karena sering berkomunikasi karena hal tertentu namun tidak mendalam dengan pribadi masing-masing atau banyak faktor lain yang menjadikan sebuah hubungan yang dikatakan “DEKAT” itu relatif.

Pertama kali jauh dari orang tua, aku berangkat ke sebuah kampus yang mungkin tidak terlalu jauh dari daerah tempat tinggal orang tua ku, namun karena tidak bisa sesuka hati pulang pergi kampus dan tempat tinggal, jadi hanya waktu tertentu bisa kembali kerumah berkumpul bersama keluarga. Aku tinggal disebuah asrama saat kuliah yang membuat hari-hari ku diisi dengan orang-orang yang ada diasrama dan seputaran kampus, yang bisa dibilang saat itu orang-orang yang ada disanalah yang lebih banyak tahu tentang aku daripada keluarga.

Singkat cerita, setelah wisuda keluar dari kampus dan asrama aku merantu ke ibukota dan bertemu dengan orang-orang baru disekelilingku, terutama dilingkungan kantor tempat aku bekerja. Bagiamana dengan orang-orang yang dekat dengan ku saat masih di kampus dulu? Untungnya mayoritas kita pergi ke ibukota dan syukurnya masih bertemu serta sering menghabiskan waktu bersama dan masih menjadikan ibukota sebagai kota baru dengan orang-orang lain (baca: kedekatan tetap dijaga walau sudah ditempat yang berbeda).

Bekerja kemudian resign dari 1 kantor ke kantor lainnya akan membuat aku meninggalkan orang-orang terdekat yang sebelumnya ada dikantor dan bertemu dengan orang-orang baru kembali. Apakah ada yang berubah dengan hubungan ku dengan orang ada ditempat ku sebelumnya? Tentu ada. Tidak bisa dipungkiri PEOPLE DO CHANGE. Biasanya yang membuat hubungan itu awet adalah komunikasi, jika intensitas komunikasi atau waktu bertemu berkurang, pastilah hubungan juga akan semakin renggang, walau se-DEKAT apapun hubungannya sebelumnya, walaupun kadang ada pepatah atau sering terucapkan, kalau tidak ada yang berubah  walau jarak memisahkan, Nope…jangan percaya 🙂

Singkat cerita, aku menikah dan ikut kedaerah tempat suami berdomisi, dengan berat hati meninggalkan ibukota dengan sejuta kenangan dan cerita. Kembali lagi meninggalkan orang-orang yang sudah punya hubungan yang dekat dengan ku dan bertemu lagi dengan orang-orang baru. Sejujurnya, aku bukan tipe orang yang mudah sekali mendapatkan teman, tidak. Aku tidak pinter berbasa basi apalagi lebih dahulu menyapa orang lain, baik itu yang baru maupun sudah sering bertemu, tapi untuk menyapa terlebih dahulu, aku tidak pernah bisa lebih dahulu, MY BAD.

Diawal, komunikasi dengan orang-orang yang sebelumnya masih terjalin dengan baik, berfikir bahwa jarak bukanlah halangan dan sambil memulai lagi berhubungan dengan orang yang baru, berhubunga dengan orang yang lain akan meringankan rasa sedih berpisah dengan orang-orang sebelumnya. Hingga akhirnya mendapatkan kecocokan dengan orang-orang yang ada ditempat yang baru, sehingga hubungan dengan orang-orang lama pun mulai berkurang(baca: tidak akan terlupakan, namun tidak akan seperti sebelumnya).

Hingga aku ada dititik aku bertahan namun aku ditinggal oleh mereka, mereka yang dekat dengan ku, mereka yang selalu tahu tentang diriku, mereka yang hampir setiap hari menjadi teman berbagi cerita, namun karena 1 dan berbagai alasan, mreka harus keluar dari tempat ini, memulai petualangan baru, melanjutkan perjalanan hidup mereka untuk sesuatu yang lebih baik. Tapi aku masih bertahan disini, karena 1 dan berbagai alasan untuk tetap bertahan. Untuk beberapa waktu komunikasi terjalin dengan mereka yang pergi, tapi kemudian perlahan komunikasi mulai beda, topik mulai ndak nyambung, aku memilih untuk undur diri.

TUHAN itu baik dan sangat baik, saat aku merasa semua pergi, DIA kirimkan aku banyak orang yang baru, yang memberikan banyak rasa baru, yang membuat aku menjalin komunikasi yang baru dan memulai lagi hubungan yang baru untuk mendapatkan orang-orang dekat kembali.

Terima Kasih buat orang-orang yang pergi, Terima Kasih buat orang-orang yang baru datang dalam kehidupan ku.

letitgo
Life’s GOOD